www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Semua Demi Perdamaian : Dari Maluku Untuk Indonesia Oleh ...

Posted by On 11.26

Semua Demi Perdamaian : Dari Maluku Untuk Indonesia Oleh ...

Rudy Rahabeat

Di tengah kondisi bangsa yang sedang diuji oleh beberapa peristiwa kekerasan di tanah air, tiga tokoh Maluku hadir di panggung nasional. Mereka membawa misi perdamaian, demi Indonesia yang berdaulat dan sejahtera. Pdt Dr John Ruhulessin ( mantan Ketua Sinode GPM, ketua PGI Wilayah Maluku), Prof Alex Retraubun (mantan Wamen Perindustrian RI) dan Dr Abidin Wakanno (Wakil Ketua MUI Maluku) menghadiri dialog Nasional di Mabes TNI dengan tema: “ Komunikasi Sosial Mewujudkan NKRI yang Berdaulat dan Sejahtera.”

Kegiatan yang melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dari seluruh tanah air ini selain merupakan wadah silaturahmi, tapi sekaligus menegaskan komitmen segenap warga negara untuk menjaga kedaulatan bangsa dan m emperjuangkan kesejahteraan bersama. Komunikasi sosial menjadi urgen dan penting untuk membangun kesepahaman dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini, termasuk teror bom akhir-akhir ini.“Peristiwa pemboman gereja di Surabaya itu suatu perbuatan yang terkutuk dan menciderai harkat kemanusiaan” ungkap Dr Abidin Wakanno via laman facebooknya.

Di sisi lain, Pdt John Ruhulesin melalui percakapan seluler menyebutkan bahwa selain turut berbelarasa dengan korban tapi juga menyatakan perlunya langkah tegas negara dan membangun kesadaran seluruh elemen warga masyarakat untuk menjaga perdamaian dan memperkuat silahturahmi. Tak lupa tokoh pluralis dari Maluku ini menyampaikan selamat memasuki bulan Suci Ramadhan (bulan puasa) bagi seluruh umat Muslim di Indonesia dan Maluku pada khususnya. “Orang di Maluku bilang, Selamat memasuki “kepala puasa” ungkap Ruhulessin.

DARI MALUKU UNTUK INDONESIA

Hari ini 15 Mei diperingati juga sebagai Hari Pattimura. Melalui sejarah kita ketahui bahwa Pattimura adalah pejuang yang pertama kali menggelorakan perlawanan melawan kolonialisme Belanda kala itu. Berbekalkan bambu runcing, mantan tentara Inggris itu menunjukan sikap berani “kabaressi” melawan kesewenang-wenangan penjajah. Sejarah nasional kemudian mencatat Pattimura sebagai “Pahlawan Nasional” dan nilai-nilai kejuangannya seperti keberanian, pengorbanan dan cinta kasih harus terus dikobarkan hingga jaman Now.

Kemarin ketiga tokoh Maluku yang disebutkan di atas melakukan percakapan dengan Mayor Jenderal Doni Monardo, mantan Pangdam Pattimura yang kini Sekjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas). Pertemuan ini dalam rangka mempersiapkan acara Silahturami Nasional yang akan berlangsung bulan Juli n anti. Dalam laman website dewan ketahanan nasional (DKN) disebutkan bahwa visi DKN adalah “Menjadi lembaga perumus kebijakan dan strategi yang kredibel, akseptabel dan komprehensif dalam rangka ketahan nasional”.

Sedangkan misinya ada dua yakni; pertama, meningkatknya kredibilitas rumusan rancangan ketetapan kebijakan terkait system nasional dan strategi menghadapi ancaman dalam rangka pembinaan ketahanan nasional. Kedua, meningkatknya pembinaan di bidang ketahanan nasional dalam rangka mengurangi resiko pembangunan nasional dan menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Kegiatan dialog dan sarasehan nantinya merupakan langkah-langkah strategis pemerintah untuk terus menjaga perdamaian dan ketahanan nasional dalam rangka mewujudkan NKRI yang berdaulat dan sejahtera. Hal ini penting, karena bagaimana bisa mewujudkn kesejahteraan jika masyarakat mengalami terror dan konflik. Pada lain pihak, harkat dan kedaulatan negara dipertaruhkan jika terus mendapat rongron gan dari dalam maupun dari luar.

Masih terkait hal ini, maka suara-suara publik yang dapat dipantau melalui media sosial mengharapkan agar pemerintah segera mensahkan UU Anti Terorisme. Bahkan Presiden Jokowi sudah memberi ultimatum bahwa jika DPR RI lamban maka Presiden akan mengeluarkan PERPU untuk menyikapi berbagai aksi terror yang terjadi dimana-mana. Tentu saja, semua ini dilakukan demi kebaikan bangsa dan negara Indonesia.

Semoga dalam semangat menyambut bulan Ramadhan, dalam semangat penghayatan puasa yang khusuk, bangsa Indonesia makin diberi hikmat untuk terus menjaga dan merawat perdamaian, menjaga harkat dan kedaulatan bangsa serta mengusahakan kemaslahatan bersama. Akhirnya, selaku pribadi dan keluarga saya pun turut menyampaikan Selamat Memasuki Bulan Ramadhan. Selamat Menjalankan Ibadah Puasa buat saudara dan sahabat serta kerabat di seluruh tanah air. Mari kita rajut kebersamaan dan persaudaraan dalam spirit Bhineka Tunggal Ika. Salam Damai ! < em>Rudy Rahabeat, Pemerhati Sosial-Budaya

Sumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »