www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TNI AL Tangkap Kapal Pencuri Ikan Buruan Interpol

Posted by On 04.16

TNI AL Tangkap Kapal Pencuri Ikan Buruan Interpol

Sejumlah warga menyaksikan proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (1/4/2017). Proses penenggelaman dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Susi Pudjiastuti didampingi Wakil KSAL Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Gubernur Maluku Said Assagaff.ANTARA FOTO/IZAAC MULYAWAN Sejumlah warga menyaksikan proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (1/4/2017). Proses penenggelaman dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan s elaku Komandan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Susi Pudjiastuti didampingi Wakil KSAL Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Gubernur Maluku Said Assagaff.

JAKARTA, KOMPAS.com - Personel TNI Angkatan Laut menangkap kapal STS-50 di perairan sebelah tenggara Pulau Weh, Provinsi Aceh, Jumat (6/4/2018). Kapal tersebut adalah buronan Interpol.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers bersama, Sabtu (7/4/2018), mengatakan, penangkapan itu berawal dari permintaan resmi Interpol melalui NCB kepada pemerintah Indonesia untuk memeriksa Kapal STS-50 yang bergerak menuju perairan Indonesia.

Permintaan resmi Interpol tersebut disampaikan pada Kamis (5/7/2018).

&q uot;Berdasarkan informasi dari Interpol, kapal ini buronan mereka dan terdaftar juga sebagai kapal ilegal unreported and unregulated fishing dalam RFMO Convention for the Conservation of Antarctic Marine Living Resources," ujar Susi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi KKP.

Menindaklanjuti laporan Interpol, kapal milik TNI AL, Semeulue, melaksanakan operasi 'henrikhan' alias 'hentikan, periksa dan tahan' kapal tersebut pada Jumat keesokan harinya sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat ditangkap, kapal buronan itu berada di sekitar 60 mil dari sisi tenggara Pulau Weh.

Saat diperiksa, kapal itu berisi 20 anak buah kapal. Sebanyak 14 orang di antaranya adalah warga negara Indonesia. Sementara 6 orang lainnya warga negara Rusia.

Nahkoda dan kepala kamar mesin diketahui dua di antara enam orang warga negara Rusia tersebut.

Di kapal, tim juga menemukan 600 buah alat tangkap gillnet siap pakai. Masing-masing gil lnet memiliki panjang sekitar 50 meter. Artinya, jika seluruh gillnet digunakan, panjangnya mencapai 30 kilometer.

"Tindak lanjutnya, tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, KKP dan penyidik Polri di bawah koordinasi Satgas 115 segera melaksanakan penyidikan untuk mengkonstruksi tindak pidana yang mereka lakukan," ujar Susi.

Karena kapal tersebut berstatus 'stateless vessel' alias tidak memiliki kewarganegaraan, maka sebagaimana diatur dalam Pasal 92 UNCLOS, maka kapal tersebut akan dirampas negara (Indonesia) dan dapat digunakan demi kepentingan publik atau ditenggelamkan.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman dan Kepala Satgas 115 Mas Achmad Santosa.


Berita Terkait

Anak Buah Susi Tangkap Kapal Pencuri Ikan di Perairan NTT

Alasan Menteri Susi Tak Akan Berhenti Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

Menteri Susi Pi mpin Penenggelaman 33 Kapal Pencuri Ikan di Natuna

Dalam Sepekan, Tiga Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam Ditangkap di Natuna

Cerita Menteri Susi Hitung Mundur dari "10" Saat Peledakan Kapal Pencuri Ikan

Terkini Lainnya

Di Vanuatu, Pangeran Charles Disambut Penduduk yang Memuja Ayahnya

Di Vanuatu, Pangeran Charles Disambut Penduduk yang Memuja Ayahnya

Internasional 08/04/2018, 18:12 WIB Canda Luhut di Markas Banteng: Dua Tokoh Senior Golkar Invasi PDI-P

Canda Luhut di Markas Banteng: Dua Tokoh Senior Golkar Invasi PDI-P

Nasional 08/04/2018, 18:08 WIB Soal Kasus Novel, Jokowi Masih Tunggu Kapolri Menyerah

Soal Kasus Novel, Jokowi Masih Tunggu Kapolri Menyerah

Nasional 08/04/2018, 18:07 WIB Dianggap Ideal Dampingi Jokowi, PKB Sebut Cak Imin Cawapres Harga Mati

Dianggap Ideal Dampingi Jokowi, PKB Sebut Cak Imin Cawapres Harga Mati

Regional 08/04/2018, 18:03 WIB Debat Kandidat Pilkada Kota Malang Disesalkan Tak Singgung Isu Korupsi

Debat Kandidat Pilkada Kota Malang Disesalkan Tak Singgung Isu Korupsi

Regional 08/04/2018, 17:59 WIB Khofifah Tak Punya Persiapan Khusus Hadapi Debat Perdana Pilkada Jatim 2018

Khofifah Tak Punya Persiapan Khusus Hadapi Debat Perdana Pilkada Jatim 2018

Regional 08/04/2018, 17:54 WIB Pesan Asmara yang Romantis, Tari Andun Asal Bengkulu

Pesan Asmara yang Romantis, Tari Andun Asal Bengkulu

Regional 08/04/2018, 17:47 WIB Jasad Pria Ganguan Jiwa yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan

Jasad Pria Ganguan Jiwa yang Hanyut di Ciliwung Berhasil Ditemukan

Megapolitan 08/04/2018, 17:41 WIB Lewat Luhut, Prabowo Beri Masukan Soal Ekonomi ke Pemerintah

Lewat Luhut, Prabowo Beri Masukan Soal Ekonomi ke Pemerintah

Nasional 08/04/2018, 17:38 WIB Luhut 'Buru' Pihak yang Menyebabkan Pipa Pertamina Balikpapan Bocor

Luhut "Buru" Pihak yang Menyebabkan Pipa Pertamina Balikpapan Bocor

Nasional 08/04/2018, 17:33 WIB Luhut Ungkap Kejengkelan Jokowi...

Luhut Ungkap Kejengkelan Jokowi...

Nasional 08/04/2018, 17:30 WIB Kesan Jokowi Setelah 'Touring' Naik Motor Chopper di Sukabumi

Kesan Jokowi Setelah "Touring" Naik Motor Chopper di Sukabumi

Nasional 08/04/2018, 17:17 WIB Indonesia Menghadapi Propaganda

Indonesia Menghadapi Propaganda

Nasional 08/04/2018, 17:12 WIB Pria di Jerman Tabrak Kerumunan Orang Pakai Mobil, Lalu Bunuh Diri

Pria di Jerman Tabrak Kerumuna n Orang Pakai Mobil, Lalu Bunuh Diri

Internasional 08/04/2018, 17:06 WIB Dirlantas Polda Metro Jaya Halim Paggara Diganti Kombes Pol Yusuf

Dirlantas Polda Metro Jaya Halim Paggara Diganti Kombes Pol Yusuf

Megapolitan 08/04/2018, 16:59 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »