www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPK: Pejabat di Maluku Jangan Bangga Belum Kena OTT

Posted by On 17.28

KPK: Pejabat di Maluku Jangan Bangga Belum Kena OTT

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/11/2017).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mencatat ada 67 pengaduan yang dilaporkan ke KPK dari kabupaten/kota Maluku sepanjang tahun 2017.

Angka tersebut dinilai Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan jauh di bawah provinsi atau daerah lain.

"Tetapi itu tidak berarti pengaduannya diabaikan KPK," katanya dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Maluku, di Ambon, Selasa (30/1/2018), sebagaimana dikutip dari Antaranews.com.

Di hadapan aparat Provinsi Maluku, ia menegaskan bahwa mereka jangan dulu bangga karena belum ada pejabat di Maluku yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus tindak pidana korupsi.

"Tidak perlu bangga karena sebenarnya harus ikhtiar sehingga oknum pejabat di Maluku jangan terjerat OTT," katanya.

Menurutnya, ada kasus proyek di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku dan Maluku Utara yang menjerat sejumlah oknum kontraktor maupun anggota DPR RI, seperti Damayanti.

"Saya hanya bisa mengingatkan mudah-mudahan jangan sampai ada oknum pejabat di Maluku yang terjerat OTT," kata pensiunan bintang dua Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang berkarir pada 1984 hingga 2015.

(Baca juga: Penegak Hukum Masih Boleh OTT Calon Kepala Daerah Selama Proses Pilkada)

Dia juga mengemukakan laporan gratifikasi selama 2017 hanya satu pengaduan.

"Kami te lah memutuskan pada 2018 memberikan award bagi mereka yang menolak gratifikasi. KPK pada 2017 juga tekah mengarahkan kasus gratifikasi ditangani Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan konsekuensi semua harta benda dirampas untuk negara," ujar Basaria.

Berkaitan dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), perempuan pertama yang menjadi komisioner di KPK itu menyatakan, aturan tersebut berlaku untuk semua pejabat negara minimal eselon II.

"Saya perlu mengingatkan bahwa sekitar 61 persen dari 45 anggota DPRD Maluku belum memasukkan LHKPN sehingga bila kesulitan KPK bisa membantu melalui tim koordinasi, supervisi dan pencegahan atau Korsupgah," ucap Basaria Pandjaitan.

Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam kesempatan yang sama mengingatkan belum ada satu pun oknum pejabat di daerah ini terjerat OTT tidak berarti lupa diri sehingga melakukan tindakan melanggar hukum.

"Belum ada itu berarti harus dipertahankan karena konse kuensinya dicopot jabatan, istri, anak maupun keluarga terbeban psikologis, serta semua harta benda dirampas negara," katanya menambahkan.

Kompas TV Salah satu proyek yang dibagi - bagikan bersumber dari Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 100 miliar.

Berita Terkait

19 Kali Dalam Setahun, Jumlah Terbanyak OTT Selama KPK Eksis

Mengenal "Mystery Shopper" di MA, Mata-mata yang Bisa Kurangi OTT

Saber Pungli Lakukan 1.316 OTT Setahun, 300 di Antaranya Sudah Vonis

Terkini Lainnya

Pemimpin Senior Hamas Meninggal Diduga akibat Luka Tembakan di Kepala

Pemimpin Senior Hamas Meninggal Diduga akibat Luka Tembakan di Kepala

Internasional 31/01/2018, 08:14 WIB Jokowi di Afghanistan dan Bayang-Bayang Ledakan Bom Kabul

Jokowi di Afghanistan dan Bayang-Bayang Ledakan Bom Kabul

Nasional 31/01/2018, 08:07 WIB Saat Sandiaga Meyakini Kasus Penggelapan Lahan sebagai Masalah Perdata

Saat Sandiaga Meyakini Kasus Penggelapan Lahan sebagai Masalah Perdata

Megapolitan 31/01/2018, 08:05 WIB Kapolres Aceh Utara: Jangan Panggil Lagi Mereka Banci

Kapolres Aceh Utara: Jangan Panggil Lagi Mereka Banci

Regional 31/01/2018, 08:01 WIB Jadi Perampok, Dua Pelajar SMK Ini Cuma Incar Siswa yang Bolos Sekolah

Jadi Perampok, Dua Pelajar SMK Ini Cuma Incar Siswa yang Bolos Sekolah

Regional 31/01/2018, 07:44 WIB Berita Terpopuler: Jet Tempur Rusia Tempel Pesawat AS, hingga Desa Khusus Wanita

Berita Terpopuler: Jet Tempur Rusia Tempel Pesawat AS, hingga Desa Khusus Wanita

Internasional 31/01/2018, 07:35 WIB Kasus Permohonan Fiktif Paspor Online, Polisi Periksa Pegawai Imigrasi

Kasus Permohonan Fiktif Paspor Online, Polisi Periksa Pegawai Imigrasi

Nasional 31/01/2018, 07:00 WIB Oknum Guru SD Diduga Cabuli 5 Siswa, Orangtua Korban Mengamuk

Oknum Guru SD Diduga Cabuli 5 Siswa, Orangtua Korban Mengamuk

Regional 31/01/2018, 07:00 WIB Transjakarta Expolorer Stop Operasi, Pendapatan Sopir Angkot Naik

Transjakarta Expolorer Stop Operasi, Pendapatan Sopir Angkot Naik

Megapolitan 31/01/2018, 06:57 WIB Masjid Istiqlal dan Peturasan Perempuan

Masjid Istiqlal dan Peturasan Perempuan

Megapolitan 31/01/2018, 06:47 WIB Hujan Diprediksi Landa Jakarta, Pemantauan Gerhana Bisa Terganggu

Hujan Diprediksi Landa Jakarta, Pemantauan Gerhana Bisa Terganggu

Megapolitan 31/01/2018, 06:28 WIB Titik Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total di Yogyakarta dan Magelang

Titik Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total di Yogyakarta dan Magelang

Regional 31/01/2018, 06:11 WIB Pengunjung di Kafe Ini akan Dilayani Robot Barista

Pengunjung di Kafe Ini akan Dilayani Robot Barista

Internasional 31/01/2018, 06:06 WIB Mengurai Transparansi Hasil Divestasi Saham PT Newmont

Mengurai Transparansi Hasil Divestasi Saham PT Newmont

Regional 30/01/2018, 23:50 WIB Buru Tersangka Kasus Korupsi Kondensat, Polri Terbitkan 'Red Notice'

Buru Tersangka Kasus Korupsi Kondensat, Polri Terbitkan "Red Notice"

Nasional 30/01/2018, 23:49 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »