www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jagoan Demokrat, Golkar & PKS Diuji Koalisi Gajah Jenderal Brimob

Posted by On 02.21

Jagoan Demokrat, Golkar & PKS Diuji Koalisi Gajah Jenderal Brimob

  • Babel
  • Banten
  • Bengkulu
  • Jabar
  • Jakarta
  • Jateng
  • Jatim
  • Kalbar
  • Kalteng
  • Lampung
  • Papua
  • Sumbar
  • Sumsel
  • Sumut
  • RMTV
News Tickers
  • Pengusaha Kosgoro Siap Menangkan Dedi Mulyadi-Dedy Mizwar, 18 JANUARI 2018 , 05:17:00
  • 14 Ribu Personil Disiapkan Untuk Mengamankan Pilkada Papua Dari KKB, 18 JANUARI 2018 , 05:06:00
  • KSAU: Prioritas Saya Mempercepat Pengadaan Alutsista, 18 JANUARI 2018 , 04:40:00
  • Dua Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Lolos Tes Kesehatan, 18 JANUARI 2018 , 04:02:00
  • Sandi: Jakarta Fokus Beli Beras Lokal, 18 JANUARI 2018 , 03:33:00

Panggung Politik

Jagoan Demokrat, Golkar & PKS Diuji Koalisi Gajah Jenderal Brimob

Pertarungan Di Maluku

KAMIS, 18 JAN UARI 2018 , 11:04:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jagoan Demokrat, Golkar & PKS Diuji Koalisi Gajah Jenderal Brimob

Drujang Komarudin/Net

Oleh: Drujang Komarudin, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Berita Terkait Mendagri Setuju Anggota Polri Yang Daftar Pilkada Boleh Kembali Aktif 178 Calon Kepala Daerah Belum Laporkan Harta Ke KPK Masyarakat Enggan Ikut Pilkada Kalau Calonnya Tunggal
Dua hal menarik yang ada di Pilgub Maluku 2018 yakni masuknya sosok perwira tinggi Polri ke kancah politik dan kuatnya kandidat dari jalur non parpol alias independen. Rakyat Maluku disuguhkan komposisi apik dan unik.
Perwira tinggi itu adalah Koma ndan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail. Dia jagoan dari koalisi Nasdem, Hanura, PAN, PPP, PKPI, PDIP dan Gerindra. Murad disandingkan dengan Barnabas Orno, Bupati Maluku Barat Daya yang juga kader PDIP. Di sini PDIP memiliki modal karena pemenang Pemilu sekaligus Pilpres 2014.
Masuknya polisi di gelanggang Pilkada memang menjadi fenomena akhir-akhir ini. Selain di Maluku, ada Irjen Anton Charlian di Pilgub Jawa Barat dan Irjen Safaruddin di Pilgub Kalimantan Timur. Sementara TNI, lebih banyak lagi. Kelebihan polisi, dapat menjangkau wilayah pedesaan. Ada Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas). Memang, menggunakan struktur aparatur negara oleh kontestan dilarang. Walaupun polisi harus netral, kalau ada kerabat atau keluarga mencalonkan diri bisa lain lagi.
Tapi, masuknya polisi saya anggap sebagai mundurnya demokrasi. Ini berbahaya, merusak kaderisasi politik. Seolah-olah PDIP tidak punya calon. Padahal, PDIP di Maluku mendominasi. Ini seperti wujud tidak perca ya diri. Kan ada Barnabas, sang wakil yang juga kader PDIP. Ini yang aneh.
Selain polisi, di Pilgub Maluku juga terjadi fenomena kandidat non-parpol, alias independen yang bisa dibilang sangat jarang terjadi di Indonesia. Jika lolos, calon independen sebagai kontestan Pilkada membuktikan ada yang salah di partai politik. Sebab, tidak mudah bagi calon independen untuk lolos. Minimal perlu ratusan ribu KTP sebagai bukti dukungan. Hanya tokoh terkenal atau kuat dukungan rakyat yang bisa memenuhi persyaratan.
Menariknya, calon independen ini adalah para kandidat yang kalah di Pilgub Maluku 2013. Dia adalah, Herman Adrian Koedoboen dan Abdullah Vanath. Herman dulunya didukung PDIP. Pria berlatar profesi sebagai jaksa itu finish di urutan ketiga. Tapi Herman saat itu meraih suara terbanyak di Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara dan Maluku Tenggara Barat. Modal ini semakin lengkap saat berduet dengan Abdullah Vanath, Mantan bupati Se ram Bagian Timur (SBT).
Di Pilgub Maluku 2013, Vanath sempat menjadi pemenang di putaran pertama namun keok di putaran kedua. Politisi yang dulu didukung Partai Demokrat itu di babak kedua hanya unggul telak di daerahnya, Kabupaten Seram Bagian Timur.
Nah, kekalahan itu sepertinya coba dibalikkan Herman-Vanath di Pilgub Maluku tahun ini. Mereka maju dan lolos sebagai kontestan dari jalur independen. Jika menang, ini sejarah. Artinya, ada pilihan jalur bagi pemimpin lokal untuk maju tanpa intervensi pusat dan tanpa mahar politik.
Di lingkup demokrasi, sosok independen merupakan wujud pendewasaan politik. Memang jarang menang, tetapi independen memberikan ruang bagi tokoh lokal untuk maju. Ini menggembirakan, di tengah politik berbiaya tinggi, masih ada jalur menjadi seorang pemimpin.
Dua pasang kandidat itu akan bertarung melawan petahana yakni Gubernur Maluku Said Assegaf yang berduet dengan Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubu. Pasangan ini disusung Demokr at, Golkar, dan PKS.
Sebagai petahana tentu memiliki segalanya, sosok figur hingga waktu dan cara menyapa masyarakat. Petahana biasanya selalu unggul. Tapi ini Pilkada, selalu ada kejutan. Pertarungan mesin parpol juga diprediksi bakalan sengit. ***

Berita Lainnya Selengkapnya Mendagri Setuju Anggota Polri Yang Daftar Pilkada Boleh Kembali Aktif

Mendagri Setuju Anggota Polri Yang Daftar P..

KAMIS, 18 JANUARI 2018

Ketua DPR Prioritaskan RUU Yang Berkaitan Langsung Dengan Rakyat

Ketua DPR Prioritaskan RUU Yang Berkaitan L..

KAMIS, 18 JANUARI 2018

Wiranto Curhat Di Facebook, Ini Tanggapan Gede Pasek

Wiranto Curhat Di Facebook, Ini Tanggapan G..

KAMIS, 18 JANUARI 2018

Hastag Save Jateng

Hastag Save Jateng

KAMIS, 18 JANUARI 2018

Tjahjo Kumolo: Keputusan MK Jangan Dikaitkan Dengan Anggaran

Tjahjo Kumolo: Keputusan MK Jangan Dikaitka..

KAMIS, 18 JANUARI 2018

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

KAMIS, 18 JANUARI 2018

VIDEO POPULERAnies Pencitraan Pakai Becak

Anies Pencitraan Pakai Becak

, 17 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

, 17 JANUARI 2018 , 17:00:00

FOTO POPULERLudes Dilalap Si Jago Merah

Ludes Dilalap Si Jago Merah

, 14 JANUARI 2018 , 03:23:00

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

Tetap Berdagang Di Tengah Puing Kebakaran

, 14 JANUARI 2018 , 05:23:00

Sabam Sirait Dilantik

Sabam Sirait Dilantik

, 15 JANUARI 2018 , 16:34:00

Jamu Jago Jaya Suprana Show Berita PopulerBerita TerkiniLPPI: Copot Jenderal Tito Atau Aksi Bela Indonesia<i>!</i>

LPPI: Copot Jende ral Tito Atau Aksi Bela Indonesia!

14 Januari 2018 07:48

Enggartiasto Lukita Tampar Jokowi

Enggartiasto Lukita Tampar Jokowi

15 Januari 2018 17:03

Luhut Tunjukkan Ketidakmampuan Jokowi-JK, Susi Buktikan Indonesia Berwibawa

Luhut Tunjukkan Ketidakmampuan Jokowi-JK, Susi Buktikan Indonesia Berwibawa

14 Januari 2018 17:33

Amien Rais Diajak Kembalikan Kedaulatan Ke Tangan Rakyat Lewat Jaring Aspirasi

Amien Rais Diajak Kembalikan Kedaulatan Ke Tangan Rakyat Lewat Jaring Aspirasi

15 Januari 2018 19:22

KPK Sita Tas Branded, Mobil Hingga Apartemen

KPK Sita Tas Branded, Mobil Hingga Apartemen

17 Januari 2018 10:21

KSAU: Prioritas Saya Mempercepat Pengadaan Alutaista

KSAU: Prioritas Saya Mempercepat Pengadaan Alutaista

18 Januari 2018 04:40

Dua Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Lolos Tes Kesehatan

Dua Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Lolos Tes Kesehatan

18 Januari 2018 04:02

Sandi: Jakarta Fokus Beli Beras Lokal

Sandi: Jakarta Fokus Beli Beras Lokal

18 Januari 2018 03:33

OSO Bahas Konflik Internal Hanura Dengan Wiranto Di Istana

OSO Bahas Konflik Internal Hanura Dengan Wiranto Di Istana

18 Januari 2018 03:18

Korut Dan Korsel Bentuk Tim Hoki Wanita Gabungan Untuk Olimpiade Musim Dingin

Korut Dan Korsel Bentuk Tim Hoki Wanita Gabungan Untuk Olimpiade Musim Dingin

18 Januari 2018 02:50

Trending Tag
# ASMAT
# BERAS
# JOKOWI
# KEBAKARAN
# MAULID
# PILKADA
Book Fayakhun e-Paper RMOL Sabar Gorky Malam Budaya Media Kit RMOL Sumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »