www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mengapa Prabowo dukung Sudirman Said sebagai cagub Jateng?

Posted by On 14.12

Mengapa Prabowo dukung Sudirman Said sebagai cagub Jateng?

]]> Mengapa Prabowo dukung Sudirman Said sebagai cagub Jateng?

Prabowo SubiantoHak atas foto Ed Wray/Gettty Images

Penunjukan Sudirman Said, eks menteri ESDM dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla, oleh Partai Gerindra sebagai calon Gubernur Jawa Tengah dianggap mirip dengan pencalonan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Seperti Sudirman, Anie Baswedan juga pernah menjadi orang kepercayaan Presiden Jokowi saat ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sebelum akhirnya diganti. Sudirman juga dicopot dari jabatan Menteri ESDM oleh Jokowi.

  • Sudirman Said "dikeroyok" anggota MKD
  • Setya Novanto menyatakan Sudirman Said beri kesaksian palsu
  • Hujan interupsi saat Sudirman Said bersaksi di MKD DPR

Anies, yang bukan kader Partai Gerindra, ditunjuk oleh Partai Gerindra dan koalisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta di tengah merebaknya mobilisasi massa yang menggunakan isu agama dan etnis, yang berakhir dengan kekalahan petahana gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hak atas foto Reuters
Image caption "Setelah kemenangan pasangan Anies dan Sandiaga di DKI, Gerindra memberikan kesempatan bagi individu dari luar yang dipandang mampu memenuhi syarat-syarat dari Gerindra," kata Sudirman Said.

Sudirman Said, yang baru saja ditunjuk secara resmi oleh Partai Gerindra sebagai cagub Jateng, Rabu (13/12), mengatakan berterima kasih atas penunjukan dirinya itu, apalagi dia mengaku bukan kader Partai Gerindra.

Dalam sambutannya, Sudirman menyebut kepercayaan terhadap dirinya merupakan peristiwa "bersejarah". Dia kemudian mengaitkan penunjukannya itu dengan peristiwa kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu.

"Setelah kemenangan pasangan Anies dan Sandiaga di DKI, Gerindra memberikan kese mpatan bagi individu dari luar yang dipandang mampu memenuhi syarat-syarat dari Gerindra," kata Sudirman Said.

Sudirman Said, kelahiran Brebes, 1963, adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kabinet Jokowi-JK sebelum dicopot pada akhir Juli 2016.

Pencopotan itu terjadi setelah terjadi perbedaan pendapat antara Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Sudirman Said.

  • 'Inpres Anti-Gaduh' disebut sebagai persiapan Jokowi jelang tahun politik 2019

Polemik keduanya tentang investasi di Blok Masela di Maluku tidak hanya terungkap di berita-berita di media massa tapi juga sampai ke media sosial. Belakangan Jokowi memberhentikan Rizal dan Sudirman dari jabatan menteri.

Hak atas foto Twitter
Image caption Cuplikan adu argumen Rizal Ramli dan Sudirman Said pada pertengahan 2016.

Bagaimanapun, Sudirman sebelumnya pernah terlibat upaya pemberantasan korupsi, dengan ikut mendirikan Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) dengan sejumlah tokoh lainnya. Beberapa kali dia ikut mendukung KPK ketika mengalami apa yang disebut sebagai kriminalisasi terhadap lembaga anti rasuah itu.

Sudirman dikenal pula banyak berkecimpung di dunia industri minyak dan gas. Dia juga pernah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pindad sebelum dipercaya sebagai Menteri ESDM (2014-2016).

Ketertarikannya dalam "politik" dimulai ketika dia menjadi salah-seorang dalam tim sinkronisasi pasangan cagub DKI Jakarta Anies Baswedan.

Prabowo: 'Salah-seorang dari dua putra terbaik'

Saat mengumumkan nama Sudirman Said, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyebut sosok Sudirman sebagai salah-seorang dari &quo t;dua putra terbaik yang masuk seleksi". Sudirman akhirnya dipilih dan menyisihkan calon lainnya, Ferry Juliantono.

Hak atas foto KOMPAS/ ANDRI DONNAL PUTERA
Image caption Ketertarikan Sudirman Said dalam "dunia politik" dimulai ketika dia menjadi salah-seorang dalam tim sinkronisasi pasangan cagub DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pilkada Jakarta.

Sebelumnya, Partai Gerindra telah menunjuk Mayjen (Purnawirawan) Sudrajat sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat. Saat masih bertugas di ketentaraan, Sudrajat pernah menjadi Kapuspen TNI pada 1999 sebelum dicopot oleh Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dengan penduduknya yang padat, pemilihan gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur d an DKI Jakarta dianggap strategis untuk mengukur kekuatan sang calon dalam kaitannya dengan pemilihan presiden dua tahun lagi.

Sumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »