www.AlvinAdam.com


Berita 24 Maluku

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Nawacita Jokowi, Isolasi Desa Perbatasan Kepulauan Aru dan ...

Posted by On 11.35

Nawacita Jokowi, Isolasi Desa Perbatasan Kepulauan Aru dan ...

Nawacita Jokowi, Isolasi Desa Perbatasan Kepulauan Aru dan Australia Dibuka

Dibukanya akses jalan ini akan memperpendek jarak dan waktu transportasi di Kepulauan Aru khususnya antara desa Tunguwatu - Gorar.

Nawacita Jokowi, Isolasi Desa Perbatasan Kepulauan Aru dan Australia DibukaIstimewaANAK-anak warga wilayah perbatasan sedang menyaksikan peresmian proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).

WARTA KOTA, PALMERAH --- Berada jauh dari Ibu Kota DKI Jakarta, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Muluku, tidak terjangkau dan termasuk dalam kategori d aerah tertinggal saat ini. Mirisnya, Kabupaten Kepulauan Aru justru merupakan gerbang terluar Indonesia yang berbatasan dengan Australia.

Terkait hal tersebut, Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (Ditjen PDTu) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Endang Supriyani menyebutkan jika pihaknya telah membuka isolasi Kepulauan Aru.

DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang  Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepa tnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang  Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)

Bukan hanya untuk memajukan perekonomian masyarakat, pembangunan katanya sebagai wujud pelaksanaan Nawacita Ketiga Presiden Joko Widodo yakni 'Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa-desa dalam kerangka negara kesatuan'.

"Peresmian Jalan Sirip di Desa Tunguwatu-Gorar ini merupakan langkah konkret dan wujud nyata dari Pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan daerah perbatasan dengan membuka akses konektifitas dan aksesibilitas di wilayah ini," ujar Endang Supriyani dalam siaran tertulisnya, usai meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara yakni Jalan di Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).

DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang  Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/   2017).
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang Supriyani, saat meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)

Endang menjelaskan dengan dibukanya akses jalan ini, secara teknis akan memperpendek jarak dan waktu transportasi di Kepulauan Aru khususnya antara desa Tunguwatu - Gorar.

"Ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi nyata untuk mewujudkan target dari Kementerian," imbuhnya.

DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang  Supriyani, di sela-sela peresmian proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Ar   u, Maluku, Sabtu (16/12/2017).
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang Supriyani, di sela-sela peresmian proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)

Kemendes PDTT sendiri menargetkan sampai dengan tahun 2019, dapat mengentaskan sedikitnya 5.000 desa tertinggal dan membangun 2.000 desa mandiri.

"Sampai dengan akhir tahun ini pencapaian target tersebut sudah bergerak ke arah yang menggembirakan, namun demikian kami kami akan tetap fokus kerja, kerja dan kerja karena masih banyak desa-desa lain yang perlu ditingkatkan, khususnya desa di wilayah perbatasan," jelasnya.

SEORANG anak digendong sang ayah yang menyaksikan peresmian proyek jalan de   sa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).
SEORANG anak digendong sang ayah yang menyaksikan peresmian proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)

Menurut Endang, tantangan pembangunan daerah-daerah perbatasan lebih banyak dihadapkan pada kondisi geografis dan topografi lokasi yang sangat menantang, seperti kesenjangan ekonomi yang tajam antara masyarakat Indonesia daerah perbatasan dengan penduduk perbatasan negara tetangga, sering terjadinya pergeseran tapal batas negara tanpa kejelasan, dan belum berkembangnya komoditas unggulan dari daerah perbatasan.

"Untuk mengatasinya, dibutuhkan kerangka penanganan menyeluruh dan terkoordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, yang bersifat strategis dan o perasional," ujar Endang.

DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang  Supriyani (tengah), berpose bersama usai meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017).
DIREKTUR Pengembangan Daerah Perbatasan, Ditjen PDTu, Kemendes PDTT, Endang Supriyani (tengah), berpose bersama usai meresmikan proyek jalan desa di wilayah perbatasan negara, tepatnya jalan Desa Tunguwatu-Gorar, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Sabtu (16/12/2017). (Istimewa)

Sehingga, lanjutnya, lewat pembangunan jalan perbatasan antara Desa Tunguwatu dengan Desa Gorar tersebut, diharapkannya dapat meningkatkan hubungan antardesa pantai di Kepulauan Aru.

"Secar a langsung, jalan ini membuka isolasi antar desa di Kepulauan Aru. Semoga dengan tersedianya jalan ini, akan semakin mempermudah transportasi komoditas-komoditas unggulan dari desa-desa di Kepulauan Aru," tutupnya. (*)

Penulis: Dwi Rizki Editor: Fred Mahatma TIS Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Pria Catat Isi SMS Selingkuhan Istri dari HP Senter di Kertas lalu ke Polisi sambil Gendong Anak Sumber: Google News | Berita 24 Maluku

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »